fhc
Funny Quotes
If it's true that girls are inclined to marry men like their fathers, it is understandable why so many mothers cry so much at weddings.
OUR PARTNERS
Perlu Kesadaran untuk Merawat Fasilitas Umum
Perlu kesadaran untuk memelihara fasilitas umum
Perlu kesadaran untuk memelihara fasilitas umum

Permasalahan angkutan umum Jakarta selalu jadi polemik seru di kalangan komuter. Dari mulai biaya, kenyamanan, keamanan, hingga kepastian. Sangat disayangkan memang, di kota yang konon megapolitan ini, masih belum ada transportasi umum yang bisa diandalkan. Akibatnya, penduduk Jakarta banyak yang lebih memilih membeli kendaraan sendiri yang akhirnya menambah kepadatan lalu lintas dan memperburuk kemacetan.

Namun hal ini bukan berarti tidak ada orang yang masih menggunakan angkutan umum dalam bepergian sehari-hari. Sebagai orang yang tinggal di luar Kota Jakarta, maka Kereta Api Listrik adalah pilihan utama. Cepat, nyaman, dan harganya yang tidak terlalu mahal, adalah beberapa alasan mengapa akhirnya banyak dari masyarakat di luar Jakarta memilih angkutan umum ini.

Selain Kereta Api Listrik, masih banyak angkutan-angkutan umum yang telah menjadi andalan bagi masyarakat Jakarta untuk menghadapi macetnya lalu lintas ibukota. Baru-baru ini, sebuah riset yang diadakan oleh Gelar Pradipta Utama dari situs Yahoo! menyebutkan bahwa TransJakarta adalah fasilitas umum yang diandalkan oleh sebagian besar masyarakat Jakarta.

Dalam riset tersebut, sebanyak 325 dari 925 orang memilih fasilitas umum TransJakarta sebagai pilihan utama bagi para komuter ibukota.

Seiring dengan bertambahnya koridor, bus TransJakarta memang memiliki area pelayanan yang semakin luas. Tak heran jika mulai banyak komuter yang tinggal di luar kota Jakarta, seperti Bekasi (Pinang Ranti) dan Depok (Ragunan) mulai memanfaatkan angkutan umum ini.

Harga yang relatif (sangat) murah juga salah satu alasan kuat kenapa TransJakarta dicintai penggunanya. Hanya dengan membayar Rp3500 satu kali, Anda sudah bisa bepergian keliling Jakarta. Selama Anda tidak keluar dari koridor/halte TransJakarta, Anda tidak perlu membayar lagi. Bandingkan dengan Kopaja/bus kota lainnya, di mana Anda harus membayar Rp2000 untuk satu tujuan saja.

Tapi TransJakarta juga bukan berarti tanpa cela. Hasil bincang-bincang saya dengan beberapa teman yang rutin menggunakan angkutan umum ini, berujung pada beberapa keluhan.

Salah satunya, sedikitnya armada bus yang tidak sebanding dengan konsumen, apalagi di waktu-waktu sibuk. Hal ini membuat sering terjadi penumpukan penumpang di halte TransJakarta. Anda bisa mengantri hingga 45 menit hingga akhirnya mendapatkan bus. Sudah antrian panjang, bus yang tersedia pun interval waktunya kadang bisa mencapai 10-15 menit sendiri.

Idealnya, interval antar bus Trans Jakarta di waktu sibuk tidak sampai 1 menit. Jika begini tentu tidak adalagi penumpukan penumpang di halte-halte.

Fasilitas TransJakarta juga banyak yang mulai mengalami kerusakan. Halte yang kotor, dinding jembatan yang dicoret-coret, hingga terkadang besi halte yang dicuri. Tidak mengherankan memang hal ini bisa terjadi, toh orang Indonesia dikenal tidak pandai merawat fasilitas umum yang disediakan pemerintah.

Setelah fasilitas umum diperbanyak, masih mampukah kita untuk merawatnya demi diri kita sendiri?

(andreas@oktomagazine.com)

read this
x
Konsultasi Psikologi
OktoTips
Okto Radio
101.0 Jak FM
101.0 Jak FM
98.7 Gen FM
98.7 Gen FM
Do You Know ?
The ice that covers 98% of Antarctica holds 90% of the worlds fresh water.