Kehamilan adalah anugerah bagi para perempuan, itu pun merupakan saat-saat yang membahagiakan dan menggembirakan. Namun dapat juga menjadi saat-saat yang menantang karena beberapa jenis stres, seperti kekhawatiran akan uang, hubungan yang kurang harmonis, masalah kehamilan sebelumnya, atau tuntutan pekerjaan yang menyebabkan hormon berfluktuasi sehingga dapat berpengaruh pada suasana hati Anda.
Sebagai ibu hamil, sangat penting bagi untuk mengurangi tingkat stres Anda. Tingkat stres yang tinggi tidak hanya berpengaruh pada si ibu, namun juga untuk si bayi yang berada dalam kandungan. Bahkan ada lebih besar tingkat kemungkinan untuk lahir prematur, berat badan si bayi yang kurang, serta kesadaran yang terlambat.

Jika Anda merasakan kecemasan yang berlebihan dan kesedihan yang mendalam dalam waktu yang lama, cobalah untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan yang profesional. Seperti yang dilansir oleh Suite101, berikut ini adalah beberaa untuk mengurangi pikiran negatif dan meningkatkan pikiran positif selama masa kehamilan Anda.
Bernapas
Ketika pikiran Anda melayang mengenai bagaimana memberikan keturunan di tengah keadaan ekonomi Anda yang sulit, ketika rekan kerja tidak begitu peduli tentang bagaimana Anda melahirkan nanti, atau bertanya-tanya bagaimana cara menjadi ibu yang baik untuk anak Anda nanti, bernapaslah!
Menarik napas dalam-dalam dapat membantu menenangkan emosi dan meredakan ketegangan Anda. Mengatur cara bernapas dapat membantu Anda lebih fokus pada hal-hal yang positif, sehingga dapat mengurangi kecemasan dan frustasi yang dialami, sehingga Anda akan merasa lebih rileks.
Ada beberapa latihan pernapasan yang dapat dicoba. Untuk awal yang sederhana, berbaring, duduk, atau berdirilah dengan posisi yang nyaman. Ikuti napas Anda, fokuskan pikiran Anda pada bagaimana Anda menarik dan menghembuskan napas.
Jika Anda susah untuk berkonsentrasi, tidak masalah. Yang terpenting jangan terlarut dan kembalilah pada proses bernapas Anda. Tujuan latihan ini adalah untuk membuat pikiran Anda rileks. Jadi, jangan terlalu memaksakan diri, karena akan menambah beban pikiran Anda.
Ekspresikan diri Anda
Lakukanlah apapun yang dapat mengekspresikan apa yang Anda rasakan, entah itu menggambar, menulis, melukis, menari, menjahit, ataupun menyanyi. Cara seperti ini dapat mengalihkan pikiran stres, karena fokus Anda teralih pada kegiatan yang dilakukan.
Tidak ada batasan dalam mengekspresikan diri. Anda juga dapat menggunakan cat minyak untuk melukis diri Anda dengan memperhatikan setiap lekuk tubuh Anda, atau nyalakan musik favorit Anda dan menarilah, tenggelamkan diri Anda pada irama musik tersebut, namun pastikan bahwa Anda tidak dalam keadaan bed rest atau bergerak berlebihan.
Anda juga dapat menulis dalam sebuah catatan pribadi, blog, atau berbagilah pengalaman dengan yang lain. Apapun pilihan dalam mengekspresikan diri, ini bukan waktunya untuk menilai hasil kerja Anda. Cara untuk mengekspresikan diri ini hanya untuk membantu Anda menyalurkan emosi bukan menambah tingkat stres.

Tertawa
Terdapat begitu banyak manfaat yang luar biasa dari hal sederhana ini. Ketika Anda tertawa, hormon yang menyebabkan stres akan berkurang dan jumlah hormon endorfin akan meningkat. Hormon endorfin ini dapat mengurangi rasa sakit dan dapat membuat kita merasa bahagia. Tertawa dapat merilekskan otot, membantu Anda merasa lebih optimis, dan menambah kebahagiaan dalam hubungan Anda.
Carilah cara untuk menghadirkan gelak tawa. Anda dapat mengundang teman-teman untuk berkumpul bersama di rumah, taman, atau restoran dan menghabiskan waktu bersama. Anda juga dapat menonton film komedi untuk menghabiskan malam atau saling bercerita tentang kejadian-kejadian lucu di masa lalu. Tertawa itu dapat menular. Tanpa banyak usaha, ketika seseorang mulai tertawa, dapat dipastikan orang-orang di sekitarnya juga akan ikut tertawa.
Berbagi beban pikiran
Berbagi cerita dengan teman, keluarga, atau yang lainnya dapat mengurangi beban pikiran Anda. Diskusikan, berbagilah dengan mereka apa yang Anda rasakan dan khawatirkan. Berbicara dengan orang yang Anda percaya dapat mengusir rasa kesepian, dan Anda pun juga mendapat solusi dari mereka.
Jika sudah kebingungan kepada siapa Anda harus bercerita, cobalah alihkan perhatian Anda pada perut Anda yang mulai membesar. Belai perut Anda, berbicaralah pada anak dalam kandungan atau menyanyilah untuknya.
Ketika stres mulai merasuki pikiran, cobalah untuk merenungkan sejenak dan ingatlah bahwa ada karunia yang indah di dalam perut Anda.