Salah satu hal penting di dalam sebuah hubungan adalah komunikasi. Bagi hubungan percintaan, komunikasi yang baik juga merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelanggengan hubungan. Namun, yang menjadi masalahnya adalah tidak semua pria mau bersikap terbuka dalam mengungkapkan perasaan dan pikirannya.
Jika dibandingkan perempuan, pria memang lebih suka menutupi perasaannya. Membuat mereka mau lebih terbuka memang bukan hal yang mudah. Membutuhkan waktu dan tahapan agar seorang pria mau berbicara secara gamblang terhadap kekasihnya. Dikutip dari eHarmony, berikut adalah strategi yang bisa Anda lakukan jika memiliki pasangan yang defensif dan tertutup.
Luangkan waktu lebih bersamanya
Pria yang introvert memerlukan waktu bersama pasangan yang lebih banyak agar ia bisa lebih terbuka. Jika yang Anda lakukan hanya mengirimkan pesan teks selama seminggu dengan alasan terlalu sibuk, jangan harap ia akan berbicara banyak ketika Anda dan kekasih akhirnya bertemu saat nonton film atau makan malam.
Walaupun kini komunikasi lebih mudah dilakukan lewat bantuan teknologi, namun tatap muka tetap yang paling penting dalam mempererat dan meningkatkan kenyamanan dalam hubungan asmara. Jadi, luangkan waktu yang lebih banyak untuk bersamanya.

Gunakan bahasa tubuh
Untuk membuatnya lebih terbuka, bahasa verbal saja tidaklah cukup. Kontak mata, postur, penempatan tangan dan kaki sangat berpengaruh. Sesekali genggamlah tangannya ketika sedang berbicara. Menatap wajahnya ketika ia sedang berbicara akan membuat pasangan merasa diperhatikan dan dihargai.
Atur suasana
Membicarakan hal yang serius di tengah keramaian seperti mal atau jalan raya tentu bukan pilihan yang tepat. Aturlah waktu berbicara sambil menikmati sore di pantai, piknik di pinggiran kota, atau menikmati waktu makan malam dapat memfasilitasi komunikasi antara Anda berdua.
Jangan sering mengkritik
Komentar tajam yang Anda berikan hanya akan membuatnya enggan untuk bercerita lebih lanjut, karena terkesan menghakimi. Batasi kritikan tersebut pada persoalan yang sangat krusial saja. Carilah kata-kata yang lebih halus dan tidak memojokkannya saat Anda ingin menanyakan sesuatu yang sensitif, atau menegur tindakannya yang tidak Anda sukai.
Berikan ia simpati
Biarkan ia melihat Anda berusaha untuk berada di posisinya saat ada masalah dan mengetahui apa yang ia rasakan. Ketika ia yakin bahwa Anda ada di pihaknya, sampaikan padanya bahwa Anda akan selalu mendukungnya.
Beri contoh
Bukannya pria tidak punya pemikiran dan perasaan yang dalam, namun mereka hanya perlu bantuan untuk mengungkapkannya. Membuat pria mau mengeluarkan uneg-unegnya memang perlu banyak keahlian dan yang terpenting adalah keahlian itu harus dipraktikkan. Misalnya saat berbincang, Anda bisa menyelipkan perasaan dan pemikiran Anda tentang dirinya, apa yang Anda suka dan tidak suka dari sifatnya. Lalu berikan ia ruang untuk melakukan hal yang sama kepada Anda.
Beri penegasan
Ketika kekasih Anda sudah menunjukkan usahanya untuk menjadi komunikator yang lebih baik, biarkan ia tahu bahwa Anda menghargai itu. Ia hanya akan lebih banyak memberitahu bagaimana perasaannya jika Anda memberinya dukungan. Menerima dan memahami apa yang ia katakan akan membuatnya merasa bebas untuk berbagi perasaan, khususnya dengan Anda.
Walaupun introvert bisa jadi merupakan pilihan seseorang, namun memendam sesuatu dan tidak mencari jalan keluar malah bisa menimbulkan sebuah masalah.
(andy@oktomagazine.com)