fhc
Funny Quotes
If it's true that girls are inclined to marry men like their fathers, it is understandable why so many mothers cry so much at weddings.
OUR PARTNERS
News
Para Seniman di Balik Google Doodle

Google Doodle adalah suatu program penghargaan atau peringatan dari Google untuk suatu peristiwa atau tokoh yang mempunyai kontribusi dalam sejarah manusia. Namun, tahukah Anda, siapa tim di balik Google Doodle?

Seperti yang dilansir oleh BBC (12/08), Google menggunakan gambar pada logonya untuk memperingati suatu acara atau kelahiran seorang tokoh sejak tanggal 30 Agustus 1998 sebagai penghormatan terhadap suatu festival tahunan bernama Burning Man yang diadakan di Black Rock Desert, Nevada, Amerika Serikat.

Sebagai penghormatan terhadap festival tersebut, Google menambahkan gambar Burning Man di huruf O mereka. Mungkin karena masih bertaraf permulaan, tidak banyak pengguna internet yang memberikan apresiasi berlebih atas gambar tersebut.

Sampai sekarang, lebih dari 1000 gambar yang menghiasi logo Google tersebut. Mayoritas gambar yang dibuat tim desain Google Doodle adalah peristiwa atau tokoh terkenal, namun mereka juga terkadang membuat gambar sebagai penghormatan terhadap acara atau tokoh yang banyak orang tidak mengenalnya.

Semua gambar Google Doodle yang diciptakan di sebuah kantor kecil di California ini merupakan ide dari pendiri Google, Larry Page dan Sergey Bin. Tidak lama kemudian, mereka mengontrak tim desain luar untuk penggarapannya. Pada tahun 2000, Larry dan Sergey menempatkan tim mereka sendiri untuk penggarapannya. Tim yang diketuai Dennis Hwang dan pertama kali memulai proyek Doodle mereka dengan desain Bastille Day di tahun 2000 tersebut sampai sekarang masih dipercaya Larry dan Sergey untuk menangani Google Doodle.

Ryan Germick, Creative Lead Google Doodle mengatakan bahwa dia tidak menciptakan gambar yang dapat membingungkan setiap orang yang melihatnya. "Otak manusia tidak dirancang untuk mengerti bagaimana ratusan juta orang dapat mengintepretasikan sesuatu. Bagi saya, hal ini lebih kepada visualisasi. Apabila saya dapat membuat teman kampus saya tertawa atau membuat orang lain mendapatkan pengetahuan baru, maka dapat dikatakan tugas saya telah berhasil."

Germick juga mengatakan bahwa memang hiburan, seni, teknologi dan desain grafis tersebut memiliki batasan yang tipis, namun dia bersama tim-nya berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan sisi seni didukung teknologi dengan berbagai cara. Dalam penciptaannya, tim Google Doodle selalu berusaha membuat dan menampilkan hiburan, seni dan pengetahuan walaupun hanya memiliki sumber yang terbatas.

Tidak hanya berdasarkan sumber-sumber yang mereka punyai saja, namun ide dan inspirasi tim desain Google Doodle terkadang juga datang dari saran dari orang luar atau masyarakat. Banyak gambar-gambar Doodle yang diciptakan dengan menggunakan perangkat digital, namun terkadang tim ini juga membuatnya dengan cara melukis manual. Seperti contohnya adalah gambar Doodle untuk peringati hari lahirnya Gustav Klimt merupakan hasil lukisan dengan menggunakan daun emas imitasi dan cat minyak.

Selain dirancang oleh tim desain dari Google, gambar logo di Doodle juga terkadang merupakan hasil karya orang lain yang diambil dari kompetisi Google Doodle. Seperti contohnya karya seorang anak dari India berusia 9 tahun bernama Puru Pratap Singh pernah digunakan sebagai penghias logo mesin pencari Google di tahun 2009.

Memang, terkadang mengganti logo sebuah perusahaan yang telah mempunyai brand image terkenal sendiri dapat mengurangi tingkat ekuitasnya. Namun, Google membongkar pemikiran ortodok tersebut dengan secara konstan menampilkan logo-logo baru yang fresh, unik dan interaktif. Seperti analisa yang tertulis di Merri Amassociates (23/05), kunci kesuksesan Google Doodle terdapat pada konsistensi Google dalam pembuatan dan tidak menggunakan gambar logo-logo baru tersebut sebagai billboard.

(merdeka.com/andreas)

read this
x
Konsultasi Psikologi
OktoTips
Okto Radio
101.0 Jak FM
101.0 Jak FM
98.7 Gen FM
98.7 Gen FM
Do You Know ?
The ice that covers 98% of Antarctica holds 90% of the worlds fresh water.